shipping-containers

Belajar tentang Asuransi Cargo

Asuransi Cargo saat ini sudah menjadi primadona seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya minat pengiriman barang oleh masyarakat, baik pengiriman di dalam negeri ataupun ke luar negeri.

Asuransi Cargo meliputi 3 jenis yaitu asuransi Cargo Udara, Asuransi Cargo Darat, dan Asuransi Cargo Laut, dari ketiga jenis tersebut memiliki resiko yang sama tinggi untuk kecelakaan, keaadaan diluar dugaan, kondisi alam ataupun bencana alam, dan lain sebagiannya. Yang membedakan dari semua itu adalah tempat dan cara pengangkutannya ( kendaraan yang mengangkutnya).

 

Syarat dan cara melakukan pengiriman secara umum

  1. Pengiriman pribadi/ perorangan

Syarat

  • Barang yang akan dikirim bukan merupakan dokumen penting dan uang
  • Barang yang dikirim bukanlah barang yang dilarang seperti jenis-jenis narkoba, hewan yang dilindungi/ hewan langka, tanaman langka, dan lainnya
  • Packing memenuhi standar pengiriman, jika terjadi kerusakan packing yang disebabkan dari kita yang tidak melakukan packing dengan baik maka tidak dapat klaim asuransi jika terjadi sesuatu.
  • Untuk pengiriman yang memiliki nilai tinggi maka disarankan pembayaran premi dilakukan oleh pengirim.

Cara Pengiriman Barang

  • Pastikan ukuran barang tidak melebihi peraturan yang di terapkan oleh masing-masing asuransi. Umumnya maksimum panjang 150cm, lebar 110cm, tinggi 80cm.
  • Packing barang dengan rapi dengan menyertakan alamat lengkap dan nomer telpon yang aktif.
  • Datang ke kantor cargo dengan membawa barang akan dikirim
  • Petugas cargo akan menimbang berat barang dan ngengecek barang dan mengisi data barang, setelah itu akan diterbitkan AWB
  • Melakukan pembayaran sesuai dengan harga ke tujuan pengiriman kita
  • Barang akan dikirim ke pabean untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Jika barang lolos untuk pengiriman maka akan masuk ke gudang dan menunggu pemberangkatan barang.

 

2. Pengiriman dalam jumlah besar/ Perusahaan

Syarat

Syarat-syarat barang yang dikirim sama dengan syarat barang yang ada pada pengiriman pribadi/perorangan  hanya saja yang membedakan adalah jumlah barang yang dikirim. Packing yang dilakukan juga sedikit berbeda sesuai standar-standar yang sudah di tetapkan oleh pihak jasa ekspedisi dan asuransi yang sudah bekerja sama.

Cara Pengiriman Barang

Cara pengiriman untuk jumlah banyak atau perusahaan biasanya dilakukan di gudang pemilik dan dilakukan oleh pihak ekspedisi yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut. Selain itu juga untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan perusahaan menambahkan asuransi tambahan diluar asuransi dri pihak ekspedisi.

Pengecekan dilakukan beberapa kali dari mulai angkut barang sampai dengan di tempat ganti angkutan  dan seterusnya dan akan terus dipantau oleh pihak asuransi cargo  diluar ekspedisi.

Berdasarkan tujuan pengangkutannya asuransi cargo dibedakan menjadi 3 jenis yaitu pengangkutan antar negara ( ekspor-impor), pengangkutan antar pulau, dan pengangkutan dalam negeri.

 

Jenis Asuransi Cargo / Pengangkutan

Jenis asuransi yang dicover dari perusahaan asuransi

  1. Asuransi Cargo /Pengangkutan barang lewat udara (Air Cargo Insurance)

Pengangkutan barang yang dilakukan menggunakan pesawat terbang dapat diasuransikan ke jenis asuransi cargo udara ( Asuransi Air Cargo).

  1. Asuransi Cargo /Pengangkutan barang lewat darat ( Land Transit Insurance)

Jenis asuransi adalah Janis asuransi pengiriman melalui darat. Resiko yang di tanggung untuk asuransi darat sama halnya dengan asuranis laut atuapun udara, hanya saja yang membedakan adalah kodisi keadaan saja dimana kondisi di darat tidak sama dengan kondisi dilaut begitu juga di udara.

  1. Asuransi Cargo /Pengangkutan barang lewat laut ( Marine Cargo Insurance)

Asuransi Cargo ini sering juga disebut Asuransi Marine cargo, adalah asuransi yang memberikan jaminan atau proteksi terhadap kerusakan dan kerugian yang diakibatkan dari bahya-bahaya laut selama masa pengangkutan berlangsung.

Untuk syarat barang sama seperti asuransi yang lain dari segi jenis barang, kapasitas dan lain sebagainya.

Pertanggungan asuransi marine cargo meliputi:

  1. TLO (Total Loss Only)

Polis ini memberikan jaminan pada saat mengalami kerugian total diantaranya

  • Musnah atau rusak semuanya, tidak berbentuk dan hilang keseluruhan
  • Hilangnya hak/kepentingan atas barang itu
  • Apabila biaya pemulihan/pengembalian barang tersesebut harganya lebih mahal daripada harga barang maka secara contructive dapat dikatakan kerugian total loss.
    Terdapat 2 jenis total loss diantaranya total loss of the goods dan total loss of the goods following total loss the vesell.
  1. Institute Cargo Clause A (ICC A),
    Menjamin seluruh kerugian terkecuali risiko-risiko yang tercatat sebagai “Pengecualian”, termasuk Biaya Penyelamatan (General Average), Salvage, dan Beban tanggung jawab Both to Blame Collision (dalam kasus tabrakan kapal)
  2. Institute Cargo Clause B (ICC B),
    Menjamin risiko-risiko kebakaran, ledakan, kandas, tenggelam,terdampar,terbalik, tabrakan, pembongkaran, gempa, letusan gunung, petir,tindakan penyelamatan,masuknya air lau,total loss per packing,biaya penyelamatan dan salvage , beban Both to Blame Collision.
  3. Institute Cargo Clause C (ICC C),
    Menjamin risiko-risiko kebakaran, ledakan,kandas, tenggelam,terdampar,terbalik, tabrakan benturan dengan benda lain,pembongkaran,biaya penyelamatan, dan salvage,beban Both to Blame Collision.Pilihan Jaminan tambahan (optional) diantaranya.

Kebutuhan asuransi dari masing-masing barang tentu berbeda karena memiliki resiko yang berbeda pula. selain jenis barang yang dapat mempengaruhi adalah jenis pengangkutannya.

Leave a Comment

Comment (required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Name (required)
Email (required)

*

Ingin Kerjasama dengan Promopremi?