investasi

Investasi Lewat Asuransi Pendidikan, Beresikokah?

Dari zaman dahulu, investasi merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan masa depan lebih baik. Investasi emas dan tanah, merupakan yang paling poluler. Namun seiring berjalannya waktu, investasipun banyak dilakukan melalui asuransi, khususnya asuransi pendidikan. Karena pertimbangan bahwa tak seseorang memiliki dana untuk menyekolahkan anak mereka. Dengan banyak manfaat yang ditawarkan, semakin tinggi pula peminat investasi ini.

Tapi seberapa amankah investasi ini? Adakah resiko yang akan timbul? Bisakah dihentikan  kapanpun kita mau? Dan mungkin banyak pertanyaan lain yang muncul, karena investasi ini menyangkut uang yang akan disetor. Sebelum memutuskan, Anda simak dulu informasi berikut ini.

Resiko Asuransi Pendidikan Terkait Inflasi

Kebanyakan asuransi pendidikan merupakan link dari perbankan, sehingga akan selalu berkaitan dengan inflasi (kenaikan harga barang dan jasa secara terus menerus). Walaupun banyak yang menekankan bahwa return atau pengembalian yang kompetitif, tapi inflasi menjadi salah satu acuannya. Artinya, akan ada resiko penurunan nilai pada investasi Anda, ketika inflasi terjadi bersamaan dengan masa jatuh tempo pembayaran pertanggungan oleh pihak asuransi

Resiko ini bisa dihindari jika Anda telah memilih yang menjamin pengembalian sesuai pertanggungan 100 persen bahkan ada yang lebih.Jika dijumlahkan dengan layanan tambahan dari asuransi tersebut, seperti uang saku, atau loyalty untuk nasabah asuransi.

Anda juga bisa melakukan portfolio investasi atau berinvestasi di banyak bidang, untuk menghindari terdampak resiko merugi dari investasi ini. Sehingga ketika mengalami kerugian, Anda masih bisa menutupi kerugian tersebut dari keuntungan investasi lainnya. Seperti memadukan investasi melalui asuransi pendidikan dengan emas, atau dengan property.

Sulit Mengembalikan Investasi Asuransi Pendidikan Jadi Uang

Investasi ini sebenarnya juga beresiko dalam hal mengembalikan investasi menjadi uang kembali. Semisal, Anda investasikan dana untuk  asuransi pendidikan dengan jangka waktu 10 tahun, otomatis jatuh tempo, investasi Anda tak bisa Anda ganti atau uangkan. Jadi, Anda akan dibuat kesulitan, jika Anda butuh uang investasi tersebut untuk keperluan mendesak.

Mungkin ada beberapa asuransi yang memperbolehkan Anda mencairkan dana pertanggungan sebelum masa habis, tapi tentu dana yang diterima tak sesuai dengan perhitungan awal, sebab ada penghentian kesepakatan kerjasama, sehingga justru Anda yang akan dikenakan biaya penalty karena menyalahi aturan paket investasi yang sudah Anda setujui dengan pihak asuransi.

Untuk menghindari hal ini, Anda harus benar-benar mengerti produk asuransi pendidikan yang akan Anda pilih secara detil, serta sudah melakukan kalkukasi yang benar tentang akibat investasi yang akan ditimbulkan di kemudian hari. Jika sudah paham dan siap, tak akan ada masalah dalam investasi ini.

Bagaimana pertimbangan Anda untuk ikut asuransi pendidikan? Sudah mantap bukan. Sebenarnya tak akan ada masalah dalam menginvestasikan dana pada asuransi ini, tinggal bagaimana Anda mengelola keuangan Anda setelah itu, dan mengalokasikan dana pada kebutuhan-kebutuhan yang sudah Anda pertimbangkan penting atau tidaknya. Nah, sekarang tinggal kalkulasi berapa biaya pertanggungan yang Anda inginkan, dan mulailah berinvestasi. Selamat mencoba.

Leave a Comment

Comment (required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Name (required)
Email (required)

*

Ingin Kerjasama dengan Promopremi?